Bandar Judi Online Bentuk Konsorsium, Di philippines Ketuanya Bernama Bong

0

Sharing is caring!

Atas dasar itu, IPW mendesak Satgas Merah Putih Polri agar menyentuh pra bandar besar tersebut. “Memang sangat aneh, sekarang Bareskrim Polri sudah memiliki product Patroli Siber tapi kenapa tidak mampu memburu praktek perjudian online yang kian marak, yang markasnya semata-mata selangkah dari Mabes Polri, ” ujar Neta. IPW menyebut, untuk mengamankan agar judi online ini masih beroperasi, para bandar membentuk konsorsium yang dipimpin dengan Bong alias RBT. Konsorsium membangun servernya jauh dari Jakarta, yakni di Vietnam, Kamboja, dan Filipina. Sementara markas besarnya berada di Jalan Gunawarman, Jakarta Selatan.

“Untuk mengamankan agar judi on-line ini tetap beroperasi, para bandar membentuk konsorsium dalam dipimpin oleh Bong alias RBT. Konsorsium membangun servernya jauh dari Jakarta, seperti di Vietnam, Kamboja, serta Filipina, ” bongkar Neta. Bandar judi online dinilai berpotensi meramaikan Pilkada Serentak 2020. Untuk itu, Mabes Polri melalui Satgas Merah Putih diminta bergerak membubarkan, menangkap, dan menutup akses betting online yang semakin merajalela.

Astaga. com – Fenomena judi online kian menjamur di Indonesia. Praktiknya pun semakin cantik dengan menyulap judi menjadi sperti permainan. Dulu, saat tena bangor, Anton sempat jadi bandar judi di Jakarta.

Memang bandar kelas teri, tapi dari situ, rato mulai mengenal para player dan bandar judi kelas kakap. Selain sudah suram terdiri di Indonesia, Ratubetting ini juga memiliki keunggulan bersertifikat resmi dari company besar perusahaan perjudian online internasional. Tahukah anda ada sebuah peluang untuk kamu yang ingin sukses dengan tidak bekerja sebagai karyawan ialah bandar judi.

Neta khawatir hasil judi online itu akan digunakan buat mensponsori figur yang dijagokan para bandar di pilkada serentak yang akan berlangsung Desember mendatang. Sebab, judi online itu terorganisir, terstruktur, serta masif serta tidak tersentuh hukum. Tak hanya tersebut, agar judi online masih beroperasi, para bandar membentuk konsorsium. Kepala Unit IV Subdit Cyber Crime Polda Metro Jaya, Kompol Fian Yunus mengatakan, praktik betting online merupakan kejahatan lintas negara. Berdasarkan hasil penyelidikan, sejumlah warga negara Dalam negri menjadi dedengkot sindikat judi online ini.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

shares